Browse Category: Bisnis

5 Hal Penting yang Perlu Diperhatikan Ketika Membeli Rumah KPR

Adanya fasilitas Kredit Pemilikan Rumah alias KPR memang telah memberikan kemudahan untuk masyarakat bisa membeli rumah. Tidak terkecuali masyarakat berpenghasilan rendah alias MBR pun punya kesempatan yang besar juga untuk dapat membeli rumah pribadi, yang mana pemerintah melalui Perumnas sudah menghadirkan rumah bersubsidi.

 

Terlepas dari semua hal itu, ketika anda memutuskan untuk membeli rumah dengan fasilitas KPR, ada beberapa hal yang perlu jadi perhatian penting. Berikut ini antara lainnya 5 hal yang perlu diperhatikan ketika membeli rumah KPR :

 

5 Hal Penting yang Perlu Diperhatikan Ketika Membeli Rumah KPR

 

Bandingkan cicilan KPR – mintalah perhitungan cicilan pinjaman KPR kemudian bandingkan antara satu bank dengan yang lainnya. Perbandingan ini perlu lah dilakukan dengan tujuan agar anda mendapatkan fasilitas KPR yang tebaik, yang cicilannya tidak memberatkan anda beserta juga dengan bunga cicilan maupun uang muka alias DP.

 

Tingkat dan jenis bunga – Anda haruslah tahu berapa tinggi suku bunga serta jenis perhitungan bunga yang dipakai oleh bank. Bunga yang rendah belum tentu cerminan angsuran yang kecil tergantung dengan jenis suku bunga yang dipakai. Terdapat dua jenis suku bunga, tetap dan floating atau tidak tetap. Tetap adalah selama bunga berlaku, angsuran tetap dan relatif rendah cicilannya.

 

Akan tetapi jenis suku bunga tetap tidak berlangsung selamanya, ada kalanya berhenti. Sedangkan suku bunga floating perhitungan cicilannya bisa membuat naik serta akan terjadi fluktuasi cicilan lantaran mengikuti bunga pasar.

 

Konsekuensi apabila bunga berubah – ketika pinjaman memakai suku bunga jenis floating, bank secara teori bunganya akan mengikuti pasar, kalau naik bank pun tak lama-lama untuk segera menaikkan bunga pinjaman juga. Cari tahulah mengenai konsekuensi apabila bunga berubah seperti apa. Apakah saat bunga berubah, maka langsung diberlakukan kepada pemohon KPR atau perlu mengajukan permohonan terlebih dulu atau seperti apa.

 

Ketentuan take-over serta percepatan pelunasan – ini pun tak kalah jadi hal penting untuk diperhatikan dalam membeli rumah KPR. Pasalnya, suatu ketika mungkin saja pemohon KPR harus memindahkan pinjama alias take over ke bank lain karena bisa jadi pemohon KPR ingin mencari bank yang memiliki bunga lebih rendah.

 

Kemudian di sisi lain, bisa jadi juga pemohon KPR ingin mempercepat pembayaran KPR karena dirasa ada dana untuk melunasi dan tidak ingin berlarut-larut dalam hutang ke bank. Jadi, cari tahu mengenai ketentuan take over dan percepatan pelunasan rumah KPR ini.

 

Perhitungkan biaya tambahan – biaya tambahan atau biaya lain-lain ini dapat mencakup biaya administrasi, notaris, provisi dan sebagainya. Jangan lupa cari tahu dan buat catatan penting agar anda pun dapat menyediakan dana yang cukup untuk membayar.

 

Tips Untuk Berinvestasi Properti dengan Membeli Rumah KPR

 

Dari tahun ke tahun rasanya investasi yang begitu punya prospek cerah adalah bidang properti dan begitu pun dengan saat ini. Tidak heran kalau investor properti dari waktu ke waktu tak pernah surut justru terus bertambah. Hal ini tidaklah jauh dikarenakan harga properti sendiri jarang sekali mengalami penurunan dari waktu ke waktu. Apalagi juga sekarang ini untuk membeli rumah juga dipermudah dengan adanya fasilitas KPR.

 

Ada banyak sekali rumah KPR di berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari yang paling murah di kelompok rumah bersubsidi seperti yang dihadirkan oleh Perumnas dan juga tak sedikit rumah-rumah elit yang juga difasilitasi dengan pembayaran KPR.

Tips Untuk Berinvestasi Properti dengan Membeli Rumah KPR

Membeli rumah KPR untuk dijadikan investasi memang menjadi ide yang sangat menarik. Beberapa kelebihannya antara lain seperti dana yang perlu disiapkan di awal cukup kecil, rumah siap huni sehingga kalau ingin disewakan pun bisa, jaminan mutu reputasi developer dan masih banyak yang lainnya. Namun, disamping itu, investasi rumah dengan membeli secara KPR haruslah bisa mencermati berbagai hal. Untuk lebih lengkapnya, berikut ini tips investasi dengan membeli rumah KPR :

 

Jangan tergiur dengan penawaran bunga KPR yang rendah. Pilihlah bank yang menawarkan bunga paling rendah dan jangka waktu fix rate nya paling panjang. Karena bank bisa jadi membentuk strategi dengan memberikan bunga tetap selama jangka waktu 6 bulan atau 12 bulan pertama amun berikutnya bunga cicilan ikut naik turunnya BI rate. Kemudian perhatikan juga jangka waktu evaluasi bunga. Tak ada salahnya meluangkan waktu untuk survei menemukan bank yang menawarkan bunga terbaik.

Perhatikan fleksibilitas bank dalam menerima pembayaran angsuran rumah KPR. Umumnya bakal jadi ringan saat kita membayangkan membayar cicilan rumah setiap bulannya selama beberapa tahun guna melunasi rumah yang kita beli. Akan tetapi sepertinya tak semua dari kita dapat berlama-lama dalam keadaan hutang. Apalagi rumah yang akan dibeli ini adalah untuk berinvestasi. Disinilah fleksibilitas menjadi jalan keluarnya. Biasanya terdapat bank-bank tertentu yang memfasilitasi pembayaran sebagian atas pokok pinjaman, jadi jumlah hutang di bank pun dapat dikurangi secara perlahan.

Pastikan cara pelunasan rumah KPR yang telah disepakati. Dalam pengajuan KPR, ada nilai plus lain yang dihadirkan oleh bank. Adalah memberikan kesempatan untuk debitur melunasi cicilan sebelum waktunya alias percepatan pembayaran rumah KPR. Oleh sebab itu, cek Surat Penawaran Pemberian Kredit bank mengenai aturan percepatan pembayaran.